Home » Article » Tips Atur Budget saat Rupiah Melemah agar Keuangan Tetap Aman

Tips Atur Budget saat Rupiah Melemah agar Keuangan Tetap Aman

Belakangan ini, nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS terus jadi sorotan karena mendekati angka Rp17.000. Dampaknya jelas terasa, terutama pada harga barang impor yang makin mahal. Lantas, gimna tips atur budget saat rupiah melemah?

Jika kamu tidak pintar-pintar ngatur keuangan, dompet bisa cepat ngos-ngosan. Nah, biar kondisi finansial kamu tetap terkendali, ada beberapa tips yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Cara Agar Laporan Keuangan Balance, Pahami Sekarang Agar Bisnis Makin Berkembang

Tips Atur Budget saat Rupiah Melemah

Rupiah yang melemah, tentu menimbulkan banyak dampak dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, memahami tips atur budget saat rupiah melemah penting dipahami. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Tahan Diri dari Cicilan Barang Konsumtif

Godaan barang baru memang susah ditolak, apalagi kalau lagi viral dan bisa dibeli secara cicilan. Tapi di situ justru letak bahayanya. Saat rupiah melemah, suku bunga cenderung naik. Artinya, cicilan yang kamu ambil sekarang bisa jadi lebih mahal.

Jadi, sebelum memutuskan nyicil gadget atau barang konsumtif lain, coba pikirkan ulang. Tanyakan ke diri sendiri: ini kebutuhan atau cuma keinginan sesaat karena FOMO?

2. Tunda Liburan ke Luar Negeri, Pilih Wisata Lokal

Liburan ke luar negeri memang menggiurkan, apalagi kalau lihat foto-foto cantik di media sosial. Tapi saat kurs sedang tinggi, biaya perjalanan otomatis ikut melonjak, mulai dari tiket, hotel, sampai makan.

Bukan berarti kamu enggak boleh healing sama sekali. Alternatifnya, kamu bisa eksplor destinasi wisata dalam negeri yang enggak kalah menarik. Bahkan, healing murah meriah seperti jalan santai di taman kota, juga bisa jadi pilihan yang menyenangkan.

Baca Juga: 5 Hal yang Membuat Keuangan Anak Muda Tidak Sehat, Hindari Sekarang Juga

3. Maksimalkan Promo, Diskon, dan Cashback

Promo dan diskon bisa jadi penyelamat di tengah kondisi ekonomi yang kurang bersahabat. Biasanya, penawaran menarik muncul di awal atau akhir bulan.

Supaya tetap bijak, buat daftar kebutuhan terlebih dahulu. Setelah itu, bandingkan harga dan hitung potensi penghematan dari promo atau cashback yang tersedia. Dengan cara ini, kamu tetap belanja sesuai kebutuhan tanpa bikin pengeluaran membengkak.

4. Jaga Aset dan Mulai Melirik Investasi

Kondisi ekonomi memang sulit diprediksi, tapi kamu bisa mempersiapkan diri dari sekarang. Salah satunya dengan melindungi aset dan mulai berinvestasi.

Instrumen seperti emas atau reksa dana pasar uang sering dianggap lebih stabil saat nilai tukar berfluktuasi. Meski begitu, pastikan kamu memahami risikonya. Jika perlu, konsultasikan dulu dengan pihak yang kompeten agar keputusan lebih matang.

Baca Juga: Begini Cara Mengelola Keuangan Toko Biar Gak Boncos!

5. Siapkan Dana Darurat Sejak Dini

Dana darurat adalah pondasi penting dalam perencanaan keuangan. Untuk kamu yang masih lajang, idealnya siapkan dana sebesar 3–6 kali pengeluaran bulanan. Sementara untuk yang sudah berkeluarga, jumlahnya bisa ditingkatkan menjadi 6–12 kali..

Kamu bisa mulai pelan-pelan dengan menyisihkan sekitar 5–10 persen dari gaji setiap bulan. Simpan di rekening terpisah supaya enggak mudah tergoda buat dipakai hal-hal di luar kebutuhan mendesak.

Menghadapi kondisi rupiah yang melemah memang butuh strategi. Dengan menerapkan tips atur budget saat rupiah melemah di atas, kamu bisa lebih siap menjaga kestabilan keuangan tanpa harus mengorbankan kebutuhan penting.

Scroll to Top