Pengertian Proposal Usaha dan Cara Membuatnya untuk Keperluan Bisnis Anda

Dalam menjalankan sebuah bisnis atau perusahaan, kita seringkali mesti melakukan beberapa pengembangan. Salah satu caranya adalah dengan melakukan kerja sama dengan pihak lain. Dalam melakukan kerja sama ini, Anda memerlukan suatu dokumen penting yaitu proposal usaha atau proposal bisnis.

Proposal usaha adalah salah satu dokumen yang cukup penting dan bermanfaat dalam membantu kegiatan bisnis Anda, terutama terkait dana atau keuangan perusahaan. Dengan proposal usaha, akan membantu memberikan gambaran kepada investor terkait profil perusahaan  berikut dengan visi misi dan terkait arah tujuan perusahaan.

Melalui tulisan-tulisan di proposal usaha akan memberikan pertimbangan kepada calon investor untuk mau menanamkan modal di perusahaan tersebut. Nah, mengingat pentingnya proposal usaha dalam mendukung berjalannya bisnis Anda, artikel ini akan membahas terkait pengertian, jenis, manfaat, hingga bagian-bagian dari proposal usaha. Yuk, simak sampai tuntas ya!

Pengertian Proposal Usaha

Proposal usaha adalah dokumen yang disusun oleh seorang pebisnis untuk dapat menarik perhatian investor atau penanam modal untuk mau menanamkan modal di perusahaan pebisnis tersebut.

Proposal usaha ini memiliki tujuan utama dalam memberikan gambaran usaha kepada investor yang meliputi profil perusahaan, struktur organisasi perusahaan, tentang produk perusahaan, hingga rancangan anggaran.

Jenis-jenis Proposal Usaha

1. Proposal Usaha Formal
Jenis proposal usaha formal adalah proposal yang biasanya digunakan untuk membalas proposal dari pihak lain yang ingin bekerja sama dengan perusahaan Anda. Pada hakikatnya, isi dari proposal jenis ini tidak jauh beda dengan jenis proposal usaha lainnya, hanya saja jenis ini lebih dapat menyesuaikan sesuai permintaan klien.

2. Proposal Usaha Informal
Jenis proposal usaha yang kedua ini berbanding terbalik dengan yang pertama. Sebab jenis proposal usaha informal biasanya diberikan kepada calon klien yang akan membeli suatu produk dari perusahaan Anda. Biasanya, calon pembeli akan meminta proposal usaha seperti ini untuk mengetahui lebih detail produk-produk perusahaan, sehingga jenis proposal ini biasanya menggunakan bahasa yang lebih sederhana.

3. Unsolicited Proposal
Jenis proposal yang ketiga ini biasanya dibuat tanpa adanya permintaan secara resmi oleh klien dan dengan penyusunan yang tidak terlalu rinci. Biasanya, proposal jenis ini berbentuk brosur atau email broadcast dan berisi tentang data-data perusahaan secara umum, sehingga isinya lebih sederhana, singkat, padat dan jelas.

Fungsi dan Kegunaan Proposal Usaha

Menyampaikan Kebutuhan Usaha

Proposal usaha dapat berfungsi sebagai perantara antara pengusaha dan calon mitra atau investor. Proposal usaha selain berisi profil perusahaan juga terdapat bagian informasi terkait biaya atau kebutuhan yang diperlukan perusahaan. Dengan demikian, calon klien akan mengetahui seberapa besar peluang usahamu untuk dapat berkembang dan mendapatkan keuntungan, terutama bagi mereka.

Menentukan Prioritas Usaha

Selain berfungsi memberikan informasi kepada klien, proposal usaha juga memiliki kegunaan dalam membantu pemilik usaha dalam menentukan prioritas usaha dan mengambil keputusan secara tepat agar dapat mengembangkan bisnis atau perusahaan menjadi lebih baik.

Menyakinkan Mitra atau Investor

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, proposal usaha berfungsi dalam menyajikan data-data perusahaan dan produk yang ditawarkan. Hal ini juga memiliki tujuan untuk dapat menyakinkan calon investor atau mitra bisnis dalam menanamkan modalnya pada perusahaan Anda.

Menjadi Acuan Kelayakan Usaha

Seperti pada penjelasan sebelumnya, proposal usaha berisi profil perusahaan dan bertujuan untuk menggaet investor. Proposal usaha ini juga memiliki fungsi strategis dalam menjadi acuan untuk menilai kelayakan usaha atau bisnis.

Membantu dalam Peningkatan Efisiensi Jalannya Usaha

Dalam setiap aktivitas perusahaan, baik dalam manajemen, pemasaran hingga administrasi sangat berdampak pada keberlangsungan aktivitas perusahaan. Maka dari itulah, proposal usaha yang berisi tentang pelaksanaan usaha yang jelas, juga memberikan manfaat dalam membantu peningkatan efisiensi dan efektivitas usaha. Sehingga, dapat dilakukan evaluasi jika terdapat penurunan dari efisiensi dan efektivitas jalannya usaha.

Mengurangi Resiko Usaha

Dalam menjalankan sebuah bisnis, tentu memiliki resikonya tersendiri dan hal ini tentunya menjadi hal yang mesti diperhatikan. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan mengidentifikasi hambatan-hambatan yang mungkin dapat ditemukan dengan proposal usaha.
Dengan memahami resiko-resiko yang mungkin akan terjadi, maka langkah-langkah pencegahan dapat diambil untuk menghindari kemungkinan kerugian bagi perusahaan.

Membangun Kredibilitas Usaha

Proposal usaha yang dibuat dengan sungguh-sungguh dan profesional, akan memberikan citra yang baik di mata calon investor atau pun klien dan mitra bisnis. Hal ini tentunya akan mendorong para calon investor untuk memberikan pendanaan yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

Baca juga: Cara Membuat dan Contoh Proposal Usaha/Template Business Plan

Bagian-Bagian Proposal Usaha

Pendahuluan

Pada bagian pertama, yaitu pendahuluan berisi tentang penjelasan secara rinci terkait perusahaan. Hal ini meliputi latar belakang perusahaan, visi dan misi, tujuan dari bisnis atau perusahaan.

Tinjauan Umum

Kedua, pada bagian tinjauan umum berisi tentang profil usaha yang meliputi nama bisnis, jenis hingga lokasi dijalankannya usaha. Hal tersebut perlu dicantumkan sesuai dengan kebenarannya, sehingga para investor atau mitra mengetahui bahwa bisnis atau perusahaan tersebut benar adanya.
Selain itu, pada bagian ini juga terdapat struktur organisasi perusahaan, strategi pemasaran hingga analisis SWOT dari bisnis tersebut.

Manajemen Operasional Kegiatan

Pada bagian ketiga, yaitu manajemen operasional kegiatan, berisi terkait penjelasan kegiatan produksi. Hal ini meliputi nama produk, jenis, proses pembuatan, dan keunggulan produk tersebut. Selain itu, bagian ini juga berisi tentang peralatan produksi, sistem kegiatan operasional dan proses produksi. Ini akan memberitahu investor terkait perbedaan produk yang Anda miliki dengan produk-produk sejenis lainnya.

Rancangan Biaya dan Pendapatan

Bagian ini juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Sebab, para investor akan memantau secara ketat terkait pelaporan keuangan pada perusahaan tersebut untuk menghindari kerugian. Selain berisi tentang laporan keuangan, bagian ini juga berisi terkait modal dan pemasukan, perhitungan harga jual, dan perhitungan laba rugi usaha, hingga penjelasan mengenai perhitungan bagi hasil.

Penutup

Terakhir, adalah bagian penutup yang biasanya dapat diisi dengan kata-kata yang dapat menambah keyakinan para investor untuk mau menanamkan sahamnya. Selain itu, juga dapat ditambah dengan lampiran, dimana dapat berisikan biodata pemilik usaha, surat-surat legalitas perusahaan dan lain sebagainya. .

Cara Membuat Proposal Usaha

Setelah mengenali jenis dan tujuan dari proposal bisnis, saatnya untuk menyusun proposal dengan detail dan kejelasan sesuai dengan petunjuk di bawah ini:

1. Sediakan Informasi yang Terperinci
Dalam setiap proposal bisnis, penting untuk menyertakan informasi yang terperinci. Ini termasuk nam bisnis, sejarah, visi, misi, tujuan, dan aspek lainnya.

2. Demonstrasikan Keunggulan Bisnis Anda
Tentu, Anda ingin bisnis Anda terus tumbuh dan unggul dalam jangka panjang, bukan? Oleh karena itu, perlu untuk menjelaskan keunggulan bisnis Anda dalam hal produksi, produk atau layanan, efisiensi, dan aspek lainnya. Jika perlu, tambahkan pengalaman, prestasi, dan testimoni pelanggan.

3. Susun Proposal dengan Struktur yang Terperinci
Proposal bisnis yang baik harus memiliki struktur yang terperinci, mulai dari bagian pendahuluan, profil perusahaan, analisis produk, analisis pasar, laporan keuangan, hingga bagian penutup dan lampiran. Semakin lengkap proposal yang disusun, semakin menunjukkan bahwa bisnis yang diusulkan memiliki potensi dan kelayakan yang tinggi.

Proposal usaha merupakan langkah awal yang penting dalam memulai sebuah usaha. Dengan merencanakan secara matang dan menyeluruh, pemilik bisnis dapat meningkatkan kesempatan untuk berhasil.

Dengan memperhatikan detail yang disebutkan di atas, diharapkan bahwa proposal usaha yang disusun dapat menjadi panduan yang kuat untuk membangun dan mengembangkan bisnis yang sukses.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top