Home » Article » Metode Out of Home, Strategi Pemasaran yang Efektif di Era Digital

Metode Out of Home, Strategi Pemasaran yang Efektif di Era Digital

Saat membicarakan strategi pemasaran kreatif, kemungkinan besar yang langsung terlintas di pikiran kamu adalah digital marketing. Namun ditengah gempuran digital marketing, ada metode Out of Home atau yang sering disingkat OOH.

Metode tersebut mungkin sedikit asing. Pemikiran ini tentu wajar. Pasalnya, tren pemasaran memang terus bergerak ke arah digital yang lebih interaktif dan berbasis data. Hampir semua jenis bisnis, mengandalkan strategi digital marketing.

Baca Juga: Apa itu AIDA Marketing? Ini Pengertian dan Cara Menerapkannya

Apa Itu Metode Out of Home?

Metode Out of Home adalah strategi pemasaran yang menampilkan iklan kepada audiens saat mereka berada di luar rumah. Sederhananya, iklan ini tidak muncul di layar ponsel atau laptop, melainkan hadir secara fisik di ruang publik.

Contoh paling umum dari Metode Out of Home adalah billboard atau baliho. Media ini biasanya berupa papan iklan berukuran besar dengan visual mencolok yang ditempatkan di lokasi strategis, seperti perempatan jalan dan lampu merah.

Selain itu, papan iklan juga ditempatkan di kawasan bisnis dan perkantoran, pusat perbelanjaan atau mall dan area perumahan tertentu.

Tak heran jika banyak brand besar seperti perusahaan transportasi online, brand fashion, hingga produk kecantikan masih memanfaatkan metode OOH sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka.

Alasan Metode Out of Home Masih Diminati Hingga Sekarang

Meski biayanya relatif tidak murah, metode Out of Home tetap punya daya tarik tersendiri. Berikut beberapa alasan mengapa strategi ini masih relevan dan efektif.

1. Penargetan Audiens Lebih Kontekstual

Salah satu keunggulan utama Metode Out of Home adalah kemampuannya menjangkau audiens yang tepat berdasarkan lokasi. Misalnya, kamu menjual mobil dan memasang iklan di area bengkel atau pusat servis kendaraan.

Orang-orang yang berada di lokasi tersebut umumnya sudah memiliki ketertarikan terhadap mobil. Dengan begitu, pesan iklan kamu terasa lebih relevan dan tepat sasaran. Hal ini berbeda dengan iklan digital yang muncul ke audiens yang minatnya hanya mirip.

Baca Juga: Bisnis Modal 100 Ribu, Ide Usaha untuk Pemula yang Pengen Cepat Kaya

2. Iklan Sulit untuk Dilewatkan

Berbeda dengan iklan digital yang bisa langsung di-skip atau di-scroll, iklan Metode Out of Home tidak semudah itu diabaikan.

Ketika seseorang berada di satu lokasi dan melihat billboard, mereka akan tetap terpapar visual iklan tersebut selama berada di area itu. Inilah yang membuat pesan iklan OOH cenderung lebih mudah diingat dibanding iklan digital yang cepat berlalu.

3. Efektif untuk Strategi Ambush Marketing

Metode Out of Home juga sering dimanfaatkan dalam strategi ambush marketing. Strategi ini dilakukan dengan menempatkan iklan di sekitar lokasi acara besar tanpa harus menjadi sponsor resmi.

Sebagai contoh, kamu memasang billboard promosi sekolah sepak bola di sekitar stadion yang akan digunakan untuk pertandingan besar. Dengan konsep visual dan pesan iklan yang tepat, audiens bisa mengasosiasikan brand kamu dengan acara itu.

4. Memberikan Kesan Profesional dan Kredibel

Tidak bisa dimungkiri, iklan billboard identik dengan brand besar dan mapan. Oleh karena itu, penggunaan metode Out of Home sering kali langsung memberikan kesan profesional dan terpercaya.

Bahkan bagi brand yang masih baru, tampil di media OOH dapat meningkatkan persepsi kredibilitas di mata publik. Audiens cenderung menilai bahwa brand tersebut serius dan punya komitmen kuat dalam membangun bisnisnya.

Baca Juga: Tips Marketing Shopify, Terbukti Efektif Meningkatkan Penjualan Toko Online

5. Tidak Bergantung pada Algoritma

Keunggulan lain dari metode OOH adalah kamu tidak perlu pusing memikirkan algoritma seperti di media sosial.

Tidak ada istilah reach turun, engagement menurun, atau perubahan sistem yang tiba-tiba. Fokus utama strategi ini hanya pada pemilihan lokasi yang strategis, desain visual yang kuat dan mudah diingat dan pesan iklan yang singkat namun mengena

Di tengah dominasi pemasaran digital, metode Out of Home tetap menjadi strategi yang relevan dan efektif. Dengan penargetan berbasis lokasi, visibilitas tinggi, serta kemampuan membangun citra profesional, OOH masih layak dipertimbangkan.

Scroll to Top