Tips Cara Menentukan Nama Brand yang Menarik dan Mudah Diingat 

Menentukan nama brand tidak hanya sekedar menjadi sebuah nama atau penyebutan saja, melainkan juga menjadi representasi atau gambaran identitas suatu brand. Sehingga, cara menentukan nama brand menjadi hal yang sangat penting, sebab dengan begitu konsumen dapat mengenali dan mengingat bisnis Anda.

Pemilihan nama yang unik dan menarik akan memberikan ciri khas dan menjadikan brand Anda berbeda dengan yang lainnya. Dengan begitu, brand Anda akan mudah untuk diingat serta memberikan kesan tersendiri bagi konsumen.

Menentukan nama brand yang efektif tentunya melibatkan kombinasi kreatifitas, relevansi dan strategi pemasaran yang tepat. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah tips cara menentukan nama brand yang kuat, menarik,dan mudah diingat.

Cara Menentukan Nama Brand

1. Kenali Tujuan dan Nilai Brand

Memahami tujuan dan nilai brand menjadi hal yang cukup penting dalam langkah menentukan nama brand. Dengan memahami tujuan dan nilai-nilai brand dapat membantu dalam memastikan bahwa nama brand yang dipilih dapat mencerminkan esensi bisnis dan dapat menjadi panduan pada pengembangan brand kedepannya.

Hal ini bertujuan agar nama dan jenis bisnis yang dijalankan memiliki kesesuain dan konsistensi antara nama brand dan identitas perusahaan, serta memberikan landasan yang kuat untuk strategi pemasaran dan pengembangan brand.

2. Kenali Target Pasar 

Mengenali target pasar seperti misalnya ditujukan kepada kalangan anak muda,  kalangan profesional atau lain sebagainya, dapat membantu dalam menentukan nama brand yang relevan dengan menarik bagi audiens yang disasar. Hal ini juga dapat meningkatkan daya tarik dan keberlanjutan brand di mata konsumen secara lebih spesifik.

3. Pilih Kata dengan Kombinasi Unik dan Kreatif

Kekreatifitasan dan keunikan dalam pemilihan dan kombinasi kata dapat menciptakan identitas brand yang orisinal. Pemilihan kata yang kreatif, unik dan baru akan memberikan kesan yang berbeda dengan brand yang lain. Sehingga, secara tidak langsung akan berdampak pada nama brand yang mudah dikenali oleh konsumen.

4. Pilih Nama yang Mudah Diucap dan Diingat 

Tidak hanya dengan pemilihan kata yang unik, kreatif dan baru, menentukan nama brand juga harus memilih kata yang sederhana, sehingga mudah untuk diucapkan. Dengan mempertimbangkan pemilihan nama yang sederhana, akan memberikan kemudahan pelanggan dalam mengingat dan dapat membicarakan tentang brand dengan baik.

5. Pemilihan Kata yang Tidak Terlalu Spesifik 

Menghindari penggunaan nama brand yang terlalu spesifik dapat memberikan fleksibilitas bagi perkembangan bisnis Anda kedepannya. Hal ini akan memungkinkan adaptasi brand apabila adanya perubahan pasar atau ekspansi produk untuk masa yang akan datang.

6. Periksa Ketersediaan Domain dan Media Sosial

Di era digital saat ini, keberadaan website dan media sosial menjadi bagian yang sangat penting dalam meningkatkan pemasaran brand. Dengan begitu menentukan nama brand yang sama dengan ketersediaan domain dan akun media sosial menjadi hal yang tidak dapat diabaikan.

Sebelum memutuskan nama brand tersebut, alangkah baiknya melakukan pengecekan di situs pendaftaran domain. Pastikan nama untuk brand Anda masih tersedia. Hal ini juga berlaku pada platform media sosial, baik Instagram, Facebook dan TikTok.

7. Sesuaikan Nama dengan Logo Brand 

Nama dan logo brand menjadi sebuah identitas yang dapat dikenali pertama kali oleh konsumen. Sehingga, nama dan logo brand menjadi hal yang penting dan harus saling melengkapi dan memberikan kesan yang kuat dan keserasian antara keduanya, bahkan dengan produk-produk yang ditawarkan.

8. Hindari Penggunaan Kata yang Berkonotasi Negatif 

Dalam menentukan nama brand, perlu menjadi perhatian untuk menghindari kata-kata yang berkonotasi negatif dan kontroversial. Meskipun ada kemungkinan unsur yang menarik dalam suatu budaya atau bahasa, kata tersebut bisa saja memiliki makna yang berbeda bahkan terkesan negatif pada budaya yang lain.

Oleh karena itu, lakukan riset terhadap makna dari kata yang dipilih untuk nama brand agar dapat terhindar dari makna negatif. Dengan pemilihan nama brand yang baik akan menjaga nama baik dan reputasi bisnis.

9. Uji Coba pada Target Pasar

Melakukan pengujian reaksi audiens dapat membantu memastikan bahwa nama brand memikat dan disukai oleh target pasar. Anda dapat melakukan survei kepada para calon konsumen dan melakukan evaluasi apakah nama yang dipilih mudah diingat, bermakna positif dan sesuai dengan target pasar.

Selain itu, jika terdapat feedback dari dari audiens akan hal tersebut dapat menjadi sebuah pertimbangan dan perbaikan. Sehingga, diharapkan dapat mengurangi risiko kegagalan penerimaan brand dan meningkatkan efektivitas pemasaran.

10. Uji Legalitas dan Trademark 

Terakhir, cara menentukan nama brand tidak hanya tentang aspek kreatif dan unik, tetapi juga tentang kelegalitasan dan trademark. Menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan bahwa nama brand yang dipilih belum terdaftar oleh perusahaan lain.

Hal ini bertujuan agar nama brand tidak melanggar hak cipta atau merek dagang yang sudah ada. Selain itu, juga untuk mencegah masalah hukum dan melindungi integritas brand Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top